Senin, 20 Januari 2014

Filled Under:

Daftar Sultan dan Tokoh Kutai 3

4. Aji Batara Agung Paduka Nira

Aji Batara Agung Paduka Nira (bergelar Aji di Dalam Taju) merupakan raja dari Kerajaan Kutai Kartanegara ke-2 yang memerintah dari tahun 1325 hingga 1360. Raja menikah dengan Putri Paduka Suri, anak angkat dari Meragui, kepala wilayah Bengalon. Ia memiliki lima orang anak laki-laki dan dua anak perempuan.

Keturunan

Anak Laki-laki
  1. Maharaja Sakti, ia memiliki keturunan
  2. Maharaja Suriya Vamsa [Sura di-Wangsa].
  3. Maharaja Indra Vamsa.
  4. Maharaja Dharma Vamsa.
  5. Aji Maharaja Sultan, Raja ke-3 Kutai Kartanegara
Anak Perempuan
  1. Raja Putri menikah dengah Punchan Karna, dari Tunjangsa. Ia memiliki anak
    • Aji Sri Gambira, yang memiliki anak:
      • Aji Permata Alam. Ia memiliki seorang anak laki-laki dan seorang perempuan, termasuk:
        • Radin Bungsu yang menikah dengan Aji Radin Vijaya [Radin Putra], anak termuda dari Aji Pangeran Tumenggung Bayabaya, Raja ke-5 Kutai Kartanegara. Ia memiliki dua putera.
  2. Deva Putri.
 Sumber
========================================================================

5. Aji Maharaja Sultan

Aji Maharaja Sultan adalah Maharaja Kutai Kartanegara ke-3 yang memerintah dari tahun 1360 sampai 1420.
Ia anak termuda dari Aji Batara Agung Paduka Nira (gelar Aji di-Dalam Taju), Raja Kutai Kartanegara. dan memiliki seorang putera yaitu :
Sumber
=======================================================================

6. Aji Raja Mandarsyah

Aji Raja Mandarsyah bergelar Aji di-Mindirsa Raja Kutai Karta Negara ke-4 yang memerintah dari tahun 1420 hingga meninggalnya pada tahun 1475. Islam datang pada masanya dibawa oleh Tuan Tunggang Parangan.
Ia memiliki seoerang puteri yaitu:
Raja Putri yang menikah dengan sepupunya Aji Pangeran Tumenggung Bayabaya, Raja Kutai Kartanegara (meninggal tahun 1525), cucu dari Aji Batara Agung Dewa Sakti. Ia memiliki dua orang putera, yaitu Aji Raja Mahkota Mulia Alam dan Aji Radin Vijaya.
Sumber
========================================================================

7. Aji Pangeran Tumenggung Bayabaya

Aji Pangeran Tumenggung Bayabaya merupakan Raja Kutai Kartanegara ing Martadipura ke-5 yang memerintah dari tahun 1475 sampai tahun 1525. Raja ini menikah dengan Raja Putri, anak dari Aji Raja Mandarsyah. Ia menggantikan ayah mertuanya sebagai raja setelah Aji Raja Mandarsyah meninggal pada tahun 1475.
Ia memiliki dua orang putera, yaitu:
  1. Aji Raja Mahkota Mulia Alam bergelar Aji di-Makam, Raja ke-6 Kutai Kartanegara (anak dengan Raja Putri).
  2. Aji Radin Vijaya bergelar Radin Putra (anak dengan Raja Putri). Menikah dengan Radin Bungsu, anak perempuan dari Aji Permata Alam. Ia memiliki satu putera dan satu puteri, yaitu:
    1. Wadu Aji. menjadi wakil raja pada tahun 1600. menikah dengan Rangga Tua, dan memiliki anak:
      • Tuan Kucha, yang menikah dengan anak perempuan dari Aji Dilanggar, Raja ke-7 Kutai Kartanegara. Ia memiliki anak:
        1. Puja.
        2. Bungsu.
    2. Tuan Rimah (meninggal tahun 1605), menikah dengan sepupunya Aji Dilanggar, Raja ke-7 Kutai Karta Negara , anak dari Aji di-Makam, Raja ke-6 Kutai Karta Negara. Ia memiliki seorang putera dan seorang puteri.
Sumber
=======================================================================

8. Aji Raja Mahkota Mulia Alam

Aji Raja Mahkota Mulia Alam bergelar Aji di-Makam, Raja Kutai Kartanegara ke-6 yang memerintah dari tahun 1525 hingga 1600. Ia adalah Raja Kutai Kartanegara yang pertama kali memeluk Islam.
Aji di-Makam menikah dengan Ratu Agung dan dengan wanita lainnya.

Keturunan

Anak Laki-Laki
  1. Aji Dilanggar, Raja Kutai Kartanegara ke-7 (anak dengan Ratu Agung)
  2. Kyai Mas Penghulu (anak dengan istri muda). Ia memiliki satu putera dan satu puteri:
    1. Kyai Mas Janggala.
    2. Aji Panjang.
  3. Kyai Mas Lelongu (anak dengan istri muda).
  4. Tuan Narsih (anak dengan istri muda).
  5. Tuan Timangang (anak dengan istri muda).
Anak Perempuan
  1. Tuan Wali (anak dengan Ratu Agung), menikah dengan Aji Marsil
  2. Aji Ratu Mangkurat (anak dengan Ratu Agung), menikah dengan Anak Rangga, saudara dari Tuan Penghulu. Ia memiliki satu putera dan satu puteri:
    1. Kyai Mas Antasari, menikah dengan Aji Kuning. Ia memiliki anak:
      • Kyai Adipati Anum, menikah dengan Dayang Burat, memiliki dua putera:
        1. Kyai Adipati Kusuma Yudha
        2. Kyai Mas Sabini
    2. Ratu Gedi. menikah dengan sepupu sekalinya, Pangeran Karta Negara, anak sulung dari Pangeran di-Balu, dengan istrinya Aji di-Gedong (anak perempuan dari Aji Raja Mahkota Mulia Alam).
  3. Aji di-Gedong (anak dengan Ratu Agung), menikah dengan Pangeran di-Balu, dan memiliki tiga putera:
    1. Pangeran Karta Negara. menikah dengan sepupu sekalinya, Ratu Gedi, anak dari Anak Rangga, dengan istrinya, Aji Ratu Mangkurat (anak perempuan dari Aji di-Makam), Ia memiliki anak:
      1. Kyai Adipati Surya Nata.
      2. Aji Beranak.
      3. Aji Tengahan.
    2. Pangeran Anum, menikah dengan wanita dari pedalaman Kutai, ia memiliki anak:
      1. Aji Ulang.
      2. Aji Rambuti, menikah dengan Panembahan dari Pasir.
      3. Aji Bangbang, menikah dengan Pangeran Purbaya dari Banjar.
    3. Kyai Mas Sakuti, menikah dan memiliki satu putera dan satu puteri:
      1. Kyai Adipati M.s.pan.
      2. Aji Dayang Bujang, menikah dengan Kyai Adipati Puger, putera ke-7 dari Aji Dilanggar, Raja ke-7 Kutai Kartanegara.
  4. Tuan Rimah (anak dengan istri muda).

Sumber
========================================================================

9. Aji di-Langgar

Aji di-Langgar Raja Kutai Kartanegara ke-7, memerintah dari tahun 1600 sampai 1605 merupakan anak tertua dari Aji Raja Mahkota Mulia Alam Raja ke-6, yang meninggal pada tahun 1600. Aji di-Langgar meninggal pada tahun 1605,

Istri

  1. Aji di-Keranda,
  2. Aji Dayang Panjang,
  3. Tuan Rapat,
  4. Tuan Kata,
  5. Tuan Rimah, anak dari Aji Raden Wijaya, dengan istrinya Raden Bungsu (ank dari Aji Permata Alam),
  6. Nyai Tambun.

Keturunan

Anak Laki-Laki
  1. Aji di-Astana (anak dengan Aji di-Keranda).
  2. Aji Kijipati Jayaparana, yang menggantikan dengan gelar Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa ing Martapura, Raja ke-8 (anak dengan Tuan Rimah)
  3. Pangeran Sinum (anak dengan Tuan Rimah).
  4. Kyai Adipati Senjata (anak dengan Tuan Kata). memiliki anak:
    • Aji Tengah.
  5. Kyai Adipati Mandura (anak dengan Nyai Tambun). Ia memiliki seorang putera:
    • Tuan Tegaran.
  6. Kyai Adipati Mangku Yudha (anak dengan Njai Tambun). Memiliki seorang putera:
    • Tuan Milan.
  7. Kyai Adipati Puger, menikah dengan Aji Dayang Bujang, puteri dari Kyai Mas Sakuti. Memiliki dua putera:
    1. Tuan Dalam.
    2. Arya Wangsa Kusuma.
Anak Perempuan
  1. Aji Putri (anak dengan Aji Dayang Panjang).
  2. Aji Rubat (anak dengan Tuan Rimah).
  3. Aji Duri (anak dengan Tuan Kata)
 Sumber
=======================================================================

10. Aji Pangeran Sinum Panji Mendapa ing Martapura

Aji Pangeran Adipati Sinum Panji Mendapa ing Martapura[1] (dilahirkan dengan nama Aji Kijipati Jayaparana) adalah Raja Kutai Kartanegara ke-8, memerintah dari tahun 1605 sampai 1635 merupakan putera kedua dari Aji di-Langgar dengan isteri kelima, Tuan Rimah.[2]

Istri

  1. Labda,
  2. Kinarangbaya,
  3. Ranggayudha,
  4. Kibayansampit[2]

Keturunan

Anak Laki-Laki
  1. Aji di-Keranda, menggantikan raja dengan gelar Aji Pangeran Adipati Agung ing Martapura.[2]
Anak Perempuan
  1. Aji Putri.
  2. Aji Dayang Panjang.[2]

Referensi


Sumber

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright @ 2013 PEJUANG ISLAM.