Senin, 06 Januari 2014

Filled Under:

Kekhilafahan Bani Umayyah

Setelah kematian Ali, ada perseturuan keagamaan dan politik antara pengikut golongan Islam konservatif, yang disebut Sunni, dengan pengikut Ali yang lerbih radikal, disebut Syi'ah. Golongan Sunni menang dan mendirikan Kekhalifahan Umayyah, yang beribukota di Damaskus, Suriah.

Di Yerusalem, Umayyah membangun Kubah Shakhrah ("Masjid Kubah Batu"), salah satu masjid besar pertama. Mereka mulai membangunnya pada tahun 687 M dan menyelesaikannya pada tahun 691 M.

Gerak maju Umayyah pada akhirnya harus terhenti di beberapa tempat. Di Barat, pasukan Romawi berhasil menghalau serangan pasukan Muslim terhadap Konstantinopel pada tahun 674-678 M dan kemudian pada tahun 717 M. Raja bangsa Frank, Charles Martel, kakek Charlemagne, memukul mundur serangkan serbuan pasukan Muslim di Prancis pada tahun 732 M. Di Timur, Kekhalifahan Islam berhadapa dengan Cina Dinasti Tang, yang juga sedang meluaskan wilayahnya. Meskipun pasukan Arab memenangkan pertempuran besar melawan Cina pada tahun 751 M di dekat Samarkand di Asia Tengah, perbatasan antara kedua negara ini tidak mengalami banyak perubahan.

 Wilayah terluas dinasti Umayyah

Kubah Shakhrah


Sumber

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright @ 2013 PEJUANG ISLAM.